Kehancuran Nokia: Analisis Kegagalan di Era Smartphone

Kisah jatuhnya Nokia dari posisi dominan sebagai produsen ponsel terbesar di dunia menjadi studi kasus wajib dalam kegagalan inovasi korporat. Pada puncak kejayaannya di awal tahun 2000-an, Nokia menguasai lebih dari 40% pasar handset global. Namun, kurang dari satu dekade kemudian, perusahaan ini menjual divisi ponselnya kepada Microsoft. Kehancuran Nokia bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan teknis, tetapi oleh serangkaian keputusan strategis yang salah, gagalnya adaptasi terhadap perubahan software, dan budaya perusahaan yang terlalu lamban. Artikel ini akan menganalisis empat pilar utama yang…
Read More
